KANONARA

Struktur cerita

Pahlawan

Tokoh nyata atau fiksi yang, menghadapi bahaya, melawan kesulitan lewat kecerdikan, keberanian, atau kekuatan; peran yang dihargai di samping peran struktural protagonis.

Seorang pahlawan (feminin: heroine) adalah "orang nyata atau tokoh fiksi yang, di hadapan bahaya, melawan kesulitan lewat perbuatan kecerdikan, keberanian, atau kekuatan." Dalam sastra klasik, pahlawan adalah "tokoh utama atau yang dimuliakan dalam puisi epik kepahlawanan yang dirayakan lewat legenda-legenda kuno", dan pahlawan klasik adalah "seorang 'pendekar yang hidup dan mati demi mengejar kehormatan.'" Kata ini meluncur dalam pemakaian sehari-hari: pahlawan "kadang dipakai untuk mendeskripsikan protagonis atau pujaan hati sebuah cerita", antonimnya adalah villain, dan Thackeray memberi Vanity Fair subjudul "A Novel without a Hero" karena Becky Sharp, "si antihero yang terdefinisi dengan jelas."

Luncuran itulah pelajaran kepenulisannya: pahlawan menamai peran yang dihargai, seseorang yang dikagumi karena keberanian atau sifat-sifat luhurnya, sedangkan protagonis menamai posisi struktural, siapa pun yang menggerakkan alurnya; seorang villain bisa memegang yang kedua dan melepaskan yang pertama. Variasi-variannya bernegosiasi di antara keduanya: antihero, pahlawan byronian, dan pahlawan tragis.

Sumber

Lihat juga