Gaya prosa
Metafora
Majas yang, demi efek sastra, merujuk satu hal dengan menyebut hal lain, mengundang perbandingan antara dua gagasan yang lazimnya tak terkait.
Metafora adalah "majas yang, demi efek sastra, merujuk satu hal dengan menyebut hal lain", dan ia "mengundang audiens membuat perbandingan antara dua entitas atau gagasan yang lazimnya tak terkait". Katanya datang dari Yunani metaphorá, "pengalihan (kepemilikan)", dan artikelnya mengamati bahwa "kata metafora itu sendiri adalah sebuah metafora". Contohnya adalah "All the world's a stage, / And all the men and women merely players" dari Shakespeare, dengan dunia sebagai tenor dan panggung sebagai vehicle. Tetangga terdekatnya berbeda satu langkah gramatikal: perbandingan metafora tersirat atau diasumsikan, sedangkan kata tambahan pada simile membuat perbandingannya lebih kasatmata atau eksplisit.
Bagi para novelis, metafora adalah kompresi: satu citra yang berpindah membawa informasi dan sikap sekaligus, dan yang segar menandai suara lebih cepat daripada keterangan apa pun. Dua kehati-hatian: metafora yang aus tak mengerjakan apa-apa, dan tumpukan yang mewah tergelincir menjadi purple prose, ujian bayar-dulu-hiasanmu yang sama dengan show, don't tell. Dalam sebuah serial, metafora yang sudah mapan diam-diam menjadi kanon yang dibaca ulang pembaca terhadap bab-bab selanjutnya.