KANONARA

Struktur cerita

Trickster

Sosok mitos dan cerita yang memakai kecerdikan besar atau pengetahuan rahasia untuk bermain muslihat, melanggar aturan, dan menentang perilaku lazim.

Dalam mitologi, folklor, dan kajian agama, trickster adalah "tokoh dalam sebuah cerita yang memperlihatkan kecerdasan atau pengetahuan rahasia dalam derajat besar dan memakainya untuk bermain muslihat atau dengan cara lain melanggar aturan normal dan menentang perilaku lazim". Sosoknya bisa dewa, roh, manusia, atau hewan yang diantropomorfiskan; Trickster Makes This World karya Lewis Hyde menggambarkan si trickster sebagai "penyeberang batas" yang membuat masalah dengan menyeberangi dan melanggar aturan fisik sekaligus aturan sosial, dan para trickster bisa "cerdik atau bodoh atau keduanya". Daftar namanya membentang lintas kebudayaan: Loki dan Hermes, Anansi, Coyote dan Raven, Br'er Rabbit, Sun Wukong, Reynard si Rubah.

Dalam sastra modern trickster bertahan sebagai arketipe tokoh, "tak harus supranatural atau ilahi", sering sebuah katalis yang skema-skemanya menyebabkan ketidaknyamanan semua orang lain sementara si trickster sendiri tak tersentuh: Puck karya Shakespeare, Kucing Cheshire, Bugs Bunny, Jack Sparrow. Bagi para novelis sosok itu adalah generator alur, berguna sebagai foil yang menyingkap apa yang dihargai tokoh-tokoh lain, dan sebagai antagonis yang tak satu rencana pun selamat darinya.

Sumber

Lihat juga