Struktur cerita
Orang bijak tua
Arketipe Jungian dan figur sastra klasik: sang bijak, penyihir, atau pertapa yang pengetahuannya memandu sang pahlawan, seperti Gandalf dan Merlin.
Orang bijak tua adalah "sebuah arketipe sebagaimana dijelaskan Carl Jung, sekaligus figur sastra klasik", seorang filsuf mendalam yang "dibedakan oleh kebijaksanaan dan pertimbangan yang sehat". Psikologi Jungian juga menyebut arketipe ini senex, dan dalam proses individuasinya ia muncul paling akhir, setelah anima dan animus dikerjakan, sebagai "pemrakarsa dan penjaga maskulin" yang menandakan Diri. Dalam cerita, ia adalah figur ayah lanjut usia yang baik hati, penyihir, atau pertapa yang pengetahuannya tentang orang dan dunia memandu sang pahlawan dan menjelaskan makna dari perjumpaan-perjumpaan sang pahlawan; Merlin, Gandalf, Dumbledore, dan Obi-Wan Kenobi adalah contoh-contoh standarnya. Artikel itu juga mencatat langkah keahlian yang terpasang di dalam peran ini: figur itu "kerap dihapus untuk sementara agar sang pahlawan bisa berkembang secara mandiri".
Penghapusan itu adalah tugas struktural sang mentor: ia tiba pada langkah Pertemuan dengan Mentor dari perjalanan pahlawan dan harus menyisih sebelum ujian beratnya. Pemeranan dan pengvariannya dibahas dalam dua belas arketipe tokoh.