KANONARA

Struktur cerita

Karakterisasi

Penggambaran tokoh dalam karya naratif dan dramatik, disampaikan langsung dengan memberi tahu audiens, atau tak langsung lewat tutur, tindakan, penampilan, dan inferensi.

Karakterisasi adalah "penggambaran tokoh (orang, makhluk, atau entitas lain) dalam karya naratif dan dramatik". Artikelnya memecah kepenulisannya menjadi dua pendekatan. Dalam karakterisasi langsung (eksplisit), "penulis secara harfiah memberi tahu audiens seperti apa seorang tokoh", lewat narator, tokoh lain, atau tokoh itu sendiri. Dalam karakterisasi tak langsung (implisit), "audiens harus menyimpulkan sendiri seperti apa tokoh itu", dari pikiran, tindakan, tuturan, penampilan, kebiasaan kecil, dan interaksi, dan tuturan tokoh khususnya adalah "cara yang ampuh untuk mengungkapkan kepribadian tokoh".

Bagi seorang novelis, karakterisasi menamai seluruh pekerjaan menaruh orang di halaman, dan fiksi modern mengerjakan sebagian besarnya secara tak langsung: tiap baris dialog, pilihan, dan kebiasaan menjadi bukti yang dirakit pembaca. Panduan cara membuat karakter membahas pembangunan sebuah karakter, want, need, dan flaw; disiplin tingkat kalimat untuk membiarkan inferensi mengerjakannya adalah show, don't tell.

Sumber

Lihat juga