KANONARA

Gaya prosa

Motif

Ciri, elemen, atau gagasan yang khas dan berulang sepanjang cerita, menumpuk makna yang mengembangkan tema atau suasana.

Motif adalah "ciri, elemen, atau gagasan apa pun yang khas dan berulang sepanjang sebuah cerita", dan ia sering membantu mengembangkan "elemen naratif yang lebih besar seperti tema atau suasana cerita". Patokan kerja artikelnya: "tema itu abstrak dan motif itu konkret". Cahaya hijau di The Great Gatsby, seruling di Death of a Salesman, citra darah dan membasuh tangan di Macbeth: detail yang diulang sampai pola makna terbentuk di sekelilingnya. Simbolisme biasanya diekspresikan lewat motif alih-alih menjadi kategori terpisah, dan apa pun bisa menggendongnya: sebuah citra, frasa, bunyi, perangkat struktural atau gaya.

Motif adalah pegangan konkret bagi sebuah tema: pilih benda atau citranya lebih dulu, lalu biarkan keberulangan yang berargumen. Ia sepupu dari dalam cerita bagi trope, yang berulang lintas karya alih-alih di dalam satu karya. Dalam serial, catat motifnya di story bible; motif yang muncul di bab tiga dan dilupakan di bab lima puluh hanyalah benang yang lepas.

Sumber

Lihat juga