Struktur cerita
Suspense
Keadaan cemas atau heboh yang disebabkan oleh sifat misterius, ketidakpastian, keraguan, atau ketertetapan; ketegangan tak tahu apa, atau kapan.
Suspense adalah "keadaan cemas atau heboh yang disebabkan oleh sifat misterius, ketidakpastian, keraguan, atau ketertetapan". Dalam narasi, artikelnya membelahnya menjadi dua jenis. Pada jenis pertama hasilnya sungguh terbuka, dan "suspense berdiam dalam pertanyaan siapa, apa, atau bagaimana". Pada jenis kedua hasilnya sudah dipastikan oleh peristiwa-peristiwa sebelumnya, dan "suspense berdiam dalam antisipasi cemas atau ketakutan audiens atas pertanyaan kapan". Artikel itu juga mencatat paradoks suspense: audiens yang menonton ulang dan tahu akhirnya tetap merasakan ketegangannya, menurut teori-teori yang membentang dari detail yang terlupakan sampai perendaman fiktif yang mengesampingkan pengetahuan faktual.
Pembelahan itu adalah alat perencanaan. Sebuah cerita berhasil terbuka, seperti misteri, membelanjakan halaman-halamannya menyembunyikan jawaban; sebuah cerita ketakterelakkan, seperti tragedi atau thriller dengan akhir yang diperlihatkan, membelanjakannya membuat pembaca genti atas kedatangan yang tidak bisa mereka hentikan. Genre yang berjalan di atas suasana hati ini dibahas dalam cara menulis thriller, dan dalam fiksi serial, cliffhanger adalah suspense yang dimampatkan ke dalam jurang antara dua bab.