KANONARA

Genre

Fiksi misteri

Genre yang hakikat sebuah peristiwanya, sering kali pembunuhan atau kejahatan lain, tetap menjadi teka-teki hingga akhir cerita.

Fiksi misteri adalah genre yang di dalamnya hakikat sebuah peristiwa, sering kali pembunuhan atau kejahatan lain, tetap menjadi teka-teki hingga akhir cerita. Genrenya menekankan "elemen teka-teki atau suspensi beserta solusi logisnya": biasanya lingkaran tersangka yang tertutup, masing-masing dengan motif dan kesempatan, serta seorang detektif yang memecahkannya lewat deduksi logis dari fakta-fakta yang disajikan kepada pembaca. Cakupan yang sama mengontraskannya dengan kejahatan hardboiled, yang bersandar pada aksi dan realisme yang keras alih-alih teka-tekinya.

Bentuknya masih muda: ia berkembang sejak awal abad ke-19, terikat pada meningkatnya melek huruf dan kedatangan kepolisian kelembagaan, dengan Das Fräulein von Scuderi karya Hoffmann (1819), "The Murders in the Rue Morgue" karya Poe (1841), The Moonstone karya Collins (1868), dan cerita-cerita Sherlock Holmes karya Conan Doyle sejak 1887 sebagai landasan pacunya, serta And Then There Were None karya Agatha Christie (1939) sebagai novel misteri terlaris di dunia. Rak-raknya mencakup whodunit, misteri kamar terkunci, cozy mystery, dan police procedural. Bagi penulis serial, ini genre kendali informasi: pengetahuan pembaca pada tiap episode adalah papan permainannya. Lihat cara menulis novel misteri.

Sumber

Lihat juga